Tiongkok Dominasi YONEX German Junior 2025, Jepang dan Korea Selatan Curi Perhatian

Turnamen YONEX German Junior 2025 yang berstatus Junior International Grand Prix kembali menjadi panggung bergengsi bagi para talenta muda bulu tangkis dunia. Di edisi tahun ini, Tiongkok tampil mendominasi dengan mengamankan empat dari lima gelar juara, menegaskan betapa kuatnya regenerasi mereka di level junior.

Final dimulai dari laga Ganda Putra U-19, mempertemukan pasangan unggulan kelima asal Tiongkok, Chen Jun Ting/Liu Jun Rong, dengan wakil Jepang Kazuma Kawano/Shuji Sawada. Bermain solid sejak awal, Chen/Liu sukses merebut kemenangan dua gim langsung, 21-18, 21-14. Kemenangan ini membuka jalan dominasi Negeri Tirai Bambu di babak final.

Jepang hanya berhasil membawa pulang satu gelar dari sektor Tunggal Putri U-19, lewat tangan Yurika Nagafuchi. Bermain cermat dan tenang, Nagafuchi menundukkan wakil India, Rujula Ramu, dengan skor 21-14, 22-20. Kemenangan ini menjadi satu-satunya penghibur bagi kontingen Jepang yang harus puas dengan hasil kurang maksimal di sektor lainnya.

Tiongkok kembali menegaskan kedigdayaannya lewat sektor Tunggal Putra U-19, saat Yang Ming Yu Liu menaklukkan pemain Jepang, Hyuga Takano, dalam pertandingan tiga gim penuh. Setelah bertarung ketat, Yang menang dengan skor 23-21, 10-21, 21-13. Hasil ini sekaligus memupuskan harapan Jepang untuk menambah koleksi gelar mereka di ajang ini.

Di sektor Ganda Putri U-19, Korea Selatan berhasil menghentikan ambisi sapu bersih Tiongkok. Pasangan unggulan ketiga, Cheon Hye In/In Seo Moon, tampil luar biasa dan menaklukkan pasangan Tiongkok Yu En Liang/Yue Yue Wei dalam pertarungan dramatis tiga gim: 21-13, 17-21, 21-12. Kemenangan ini menjadi satu-satunya gelar yang dibawa pulang Negeri Ginseng dari ajang ini.

Final ditutup dengan partai All Chinese Final di sektor Ganda Campuran U-19. Unggulan kedelapan Liu Jun Rong/Zhang Jia Han menang tipis atas rekan senegaranya Yi Chen Tu/Zi Han Cao, 21-19, 21-19, dalam pertandingan yang penuh teknik dan strategi dari kedua pasangan muda berbakat.

Secara keseluruhan, Tiongkok tampil sebagai kekuatan dominan di turnamen ini dengan mengoleksi empat gelar juara, menegaskan kesiapan generasi muda mereka untuk melanjutkan tradisi emas di kancah bulu tangkis dunia. Sementara itu, kemenangan tunggal putri Jepang dan ganda putri Korea Selatan menunjukkan bahwa persaingan di level junior masih tetap terbuka dan kompetitif.

Komentar

POPULER