Ruichang China Masters 2025: Tuan Rumah Kuasai Gelar, Hongkong Curi Perhatian
Turnamen bulutangkis Ruichang China Masters 2025 resmi berakhir dengan dominasi penuh dari para pemain tuan rumah. Turnamen berlevel Super 100 ini menyediakan total hadiah sebesar $120,000 dan menjadi ladang poin penting bagi para pemain untuk memperbaiki peringkat dunia mereka. Seperti yang sudah diprediksi, Tiongkok tampil superior, memborong hampir seluruh gelar juara, kecuali di sektor ganda campuran yang berhasil direbut wakil dari Hongkong.
Di sektor tunggal putri, unggulan pertama Zhang Yi Man tampil solid dan mengamankan gelar juara setelah mengalahkan rekan senegaranya Han Qian Xi dalam dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13, 21-14. Zhang menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen dan membuktikan kelasnya sebagai pemain andalan Tiongkok.
Ganda putri juga menjadi milik tuan rumah. Pasangan Chen Xiao Fei/Feng Xue Ying berhasil menumbangkan unggulan kelima, Qiao Shi Jun/Zheng Yu, dengan skor 21-17, 21-12. Kemenangan ini mempertegas kedalaman skuad ganda putri Tiongkok yang dikenal tangguh di berbagai level turnamen.
Di sektor ganda putra, partai final menghadirkan duel sengit antara dua pasangan muda Tiongkok. Chen Yong Rui/Chen Zhe Han tampil lebih matang dalam penyelesaian poin-poin kritis dan berhasil menghentikan perlawanan Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 23-21, 21-15.
Satu-satunya sektor yang tidak mempertemukan sesama pemain Tiongkok terjadi di nomor ganda campuran. Pasangan asal Hongkong yang juga unggulan ketujuh, Tang Chun Man/Ng Tsz Yau, sukses menembus final dan bahkan keluar sebagai juara. Mereka mengalahkan pasangan unggulan kedelapan dari Tiongkok, Zhang Han Yu/Tang Rui Zhi, melalui pertarungan tiga gim: 21-17, 18-21, 21-12. Meski secara administratif Hongkong masih berada di bawah Republik Rakyat Tiongkok, kehadiran mereka di final tetap menjadi catatan tersendiri sebagai satu-satunya "non-mainland" yang memutus dominasi penuh Tiongkok.
Gelar tunggal putra menjadi milik Sun Chao yang tampil impresif sepanjang turnamen. Di laga puncak, ia menumbangkan Xin Yu Zhou dalam dua gim langsung 21-15, 21-17, memastikan tambahan gelar bagi kontingen Tiongkok.
Dengan dominasi hampir total ini, Ruichang China Masters 2025 menjadi bukti superioritas pemain-pemain muda Tiongkok di level Super 100. Ajang ini sekaligus menjadi wadah regenerasi yang positif bagi tim Negeri Tirai Bambu dalam menjaga kestabilan prestasi mereka di masa depan.


Komentar
Posting Komentar