Dari Kualifikasi ke Podium Juara: Perjalanan Heroik Jenson Brooksby di U.S. Men’s Clay Court Championship 2025

Tidak ada yang benar-benar memprediksi Jenson Brooksby akan mengangkat trofi di akhir pekan. Datang sebagai pemain kualifikasi dengan modal wild card, petenis muda Amerika Serikat ini justru menulis kisah yang luar biasa inspiratif di Fayez Sarofim & Co. U.S. Men's Clay Court Championship 2025. Di hadapan publik sendiri, ia menembus segala rintangan dan meraih gelar ATP Tour pertamanya—dan ia melakukannya dengan cara yang tak terlupakan.

Langkah Brooksby dimulai dari jalur yang paling berliku. Di babak kualifikasi, ia langsung dihadapkan pada tantangan berat melawan unggulan teratas kualifikasi asal Argentina, Federico Agustín Gómez. Meski kehilangan set pertama, Brooksby menunjukkan ketangguhan mental luar biasa untuk membalikkan keadaan dan menang 3-6, 7⁷-6⁵, 6-4. Kemenangan itu membangkitkan kepercayaan dirinya, dan tiket ke undian utama dipastikan usai menang meyakinkan atas rekan senegaranya, Patrick Maloney, 6-4, 6-2.

Di babak utama, Brooksby terus menyuguhkan kejutan. Ia membuka langkah dengan kemenangan atas petenis Jepang, Taro Daniel, 6-4, 6-4. Namun sorotan mulai benar-benar tertuju padanya ketika ia memulangkan unggulan ketiga, Alejandro Tabilo dari Chili, dalam pertarungan dramatis tiga set: 3-6, 6-4, 7⁸-6⁶.

Di perempat final, Brooksby berhadapan dengan sesama petenis Amerika, Aleksandar Kovacevic. Sekali lagi, ia harus tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan skor dan menang 2-6, 6-3, 6-4. Namun klimaks perjalanan ajaib ini terjadi di semifinal, ketika Brooksby secara mengejutkan menumbangkan unggulan pertama sekaligus favorit juara, Tommy Paul, dengan skor ketat: 7⁷-6⁵, 3-6, 7⁸-6⁶.

Final pun menghadirkan pertarungan all-American lainnya. Di partai puncak, Brooksby tampil menghadapi unggulan ketiga, Frances Tiafoe. Dengan ketenangan luar biasa dan permainan agresif yang efektif, Brooksby menutup turnamen dengan kemenangan dua set langsung, 6-4, 6-2—menandai puncak dari perjuangan yang dimulainya dari titik paling bawah.

credit: ATP Tour Instagram Account

Yang membuat kisah ini semakin istimewa, Brooksby menorehkan sejarah sebagai petenis dengan peringkat terendah (peringkat 507 dunia) yang mampu menembus perempat final, semifinal, final, hingga menjadi juara turnamen ini. Tidak hanya itu, ia juga tercatat sebagai finalis dan juara ATP Tour dengan peringkat terendah di lapangan tanah liat sejak tahun 1990.

Dari wild card di babak kualifikasi hingga podium juara, Jenson Brooksby membuktikan bahwa dalam dunia tenis, keajaiban bisa datang dari mana saja—selama ada tekad, keberanian, dan kerja keras tanpa henti.

Komentar

POPULER