Thailand Dominasi Dubrovnik VALAMAR Junior Open 2025, Indonesia Sumbang Satu Gelar
Kejuaraan Dubrovnik VALAMAR Junior Open 2025 yang digelar pada 10–13 April di kota bersejarah Dubrovnik, Kroasia, berakhir dengan catatan gemilang bagi kontingen Thailand. Turnamen berlevel Junior International Challenge ini menjadi panggung unjuk kemampuan para pebulutangkis muda dari berbagai negara, termasuk Thailand, Indonesia, Uni Emirat Arab, Taiwan, hingga tuan rumah Eropa Timur.
Tunggal Putra: Patcharakit Apiratchataset Kukuh di Puncak
Laga pembuka partai final di lapangan 1 menghadirkan duel unggulan teratas di sektor tunggal putra. Pebulutangkis Thailand, Patcharakit Apiratchataset (unggulan 1) tampil meyakinkan dan berhasil menundukkan unggulan kedua asal Uni Emirat Arab, Bharath Latheesh, dengan skor 21-16, 21-12. Kemenangan ini mempertegas status Patcharakit sebagai salah satu pemain junior paling menjanjikan dari Asia Tenggara.
Ganda Putra: Indonesia Raih Satu-satunya Gelar
Satu-satunya partai final yang berlangsung di lapangan 2 mempertemukan ganda putra Indonesia, Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang (unggulan 4), melawan pasangan unggulan pertama asal Polandia, Pawel Kiszczyk/Krzysztof Podkowinski. Dalam pertandingan sengit tiga gim, pasangan muda Indonesia sukses membalikkan keadaan dan menang 19-21, 21-14, 21-17. Gelar ini menjadi satu-satunya torehan juara untuk Indonesia pada edisi kali ini.
Ganda Putri: Dominasi Thailand Berlanjut
Di lapangan 4, sektor ganda putri menyajikan laga antara pasangan Thailand, Kodchaporn Chaichana/Pannawee Polyiam, menghadapi unggulan kedua dari Ukraina, Maria Koriagina/Yaroslava Vantsarovska. Pasangan Thailand tampil solid dan menang dua gim langsung, 21-10, 21-18, menambah koleksi gelar untuk kontingen Negeri Gajah Putih.
Tunggal Putri: Anyapat Tak Terbendung
Thailand kembali berjaya di sektor tunggal putri lewat tangan dingin unggulan pertama, Anyapat Phichitpreechasak, yang berhasil mematahkan perlawanan wakil Taiwan, Xiao-Ting Su, dengan skor 21-11, 21-17. Anyapat tampil konsisten sepanjang turnamen dan menutupnya dengan dominasi mutlak di partai puncak.
Ganda Campuran: Gelar Keempat Thailand
Thailand memastikan gelar keempat mereka melalui sektor ganda campuran. Pasangan Patcharakit Apiratchataset/Kodchaporn Chaichana tampil solid dan tak memberi banyak ruang bagi lawan mereka, pasangan Indonesia Grendly Alkatib Lumintang/Micha Leona Luthfia Wardoyo, menang telak 21-13, 21-12. Kekalahan ini membuat Indonesia harus puas menutup turnamen dengan satu gelar saja.
Thailand Tak Terbendung, Indonesia Menjanjikan
Thailand tampil luar biasa dengan menyapu bersih empat dari lima sektor yang dipertandingkan: tunggal putra, tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran. Sementara Indonesia patut berbangga atas penampilan solid dari sektor ganda putra yang menyumbang satu-satunya gelar juara.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga panggung perkembangan talenta-talenta muda yang siap melangkah ke level yang lebih tinggi di masa depan.


Komentar
Posting Komentar