🇩🇪 Tuan Rumah Berjaya di YONEX Bonn International 2025
Turnamen bulu tangkis YONEX Bonn International 2025 resmi berakhir pada 31 Mei lalu di kota Bonn, Jerman. Meski berstatus Future Series—level terbawah dalam struktur kompetisi internasional BWF—ajang ini tetap menyuguhkan pertandingan yang tak kalah seru dan kompetitif.
Sebagai tuan rumah, Jerman tampil gemilang dengan menyabet tiga gelar juara, sekaligus membuktikan bahwa mereka patut diperhitungkan dalam perkembangan bulutangkis Eropa.
🏸 Lapangan 1: Jerman Menang Besar
Pertandingan final di lapangan utama dibuka dengan laga ganda campuran. Pasangan tuan rumah Jan Colin Volker / Stine Kuspert berhasil mengalahkan pasangan Swedia, Filip Karlborg / Tilda Sjoo, dalam pertarungan tiga gim yang cukup menegangkan: 21-13, 22-24, 21-15.
Partai berikutnya menghadirkan duel menarik di sektor tunggal putra antara unggulan kelima asal Kanada, Joshua Nguyen, melawan unggulan pertama Ade Resky Dwicahyo dari Azerbaijan—yang dulunya merupakan pemain Indonesia. Nguyen tampil tenang dan solid, menang dengan skor 21-9, 17-21, 21-17.
Kemenangan tuan rumah dilengkapi oleh pasangan ganda putra Jonathan Dresp / Simon Krax, yang tampil dominan melawan unggulan keempat dari Prancis, Thibault Gardon / Ewan Goulin, dengan kemenangan straight game 21-16, 21-16.
🎯 Lapangan 2: Satu Lagi Gelar Jerman dan Kejutan dari Prancis
Di lapangan kedua, harapan tuan rumah kembali bersinar lewat Miranda Wilson, unggulan pertama tunggal putri. Ia berhasil menundukkan unggulan keempat asal Irlandia, Sophia Noble, dengan skor ketat 21-18, 18-21, 21-16, sekaligus mempersembahkan gelar keempat bagi Jerman.
Namun, dominasi Jerman terhenti di partai terakhir. Ganda putri Prancis, Agathe Cuevas / Kathell Desmots-Chacun, tampil apik dan berhasil mengalahkan wakil Spanyol, Nikol Carulla / Carmen Maria Jimenez, dengan skor 22-20, 21-15.
🏆 Catatan: Tuan Rumah Tampil Solid
Dengan tiga gelar juara dari lima nomor yang dipertandingkan, Jerman layak disebut sebagai bintang utama dalam YONEX Bonn International 2025. Selain menjadi panggung bagi para pemain lokal untuk bersinar, turnamen ini juga memberi kesempatan bagi pemain muda dari berbagai negara untuk menambah jam terbang dan mengincar poin peringkat dunia.
Ajang ini membuktikan bahwa semangat dan persaingan sengit tak selalu harus hadir di turnamen besar—bahkan di level Future Series pun, semangat kompetisi tetap membara.


Komentar
Posting Komentar