Ketangguhan Muda di Eropa Timur: Kilas Balik VICTOR Latvia International 2025
Riga, ibukota Latvia, kembali menjadi saksi perhelatan bulutangkis internasional dalam ajang VICTOR Latvia International 2025 yang digelar pada 11–15 Juni lalu. Turnamen kategori Future Series ini menghadirkan bakat-bakat muda terbaik dari berbagai penjuru dunia yang beradu strategi, teknik, dan mental juara di dua lapangan utama.
Dominasi Estonia di Ganda Campuran
Pertandingan final dibuka di lapangan satu dengan laga ganda campuran. Unggulan pertama asal Estonia, Mikk Õunmaa/Ramona Üprus, tampil solid dan terkoordinasi. Mereka mengalahkan pasangan Republik Ceko Patrik Hrazdira/Kateřina Osladilová dalam dua gim langsung, 21-18 dan 21-14. Kemenangan ini menegaskan status unggulan mereka dan membuka jalan gemilang bagi Estonia di hari final.
Aksi Dramatis Lee Shun Yang
Pertarungan tunggal putra menjadi salah satu sorotan utama. Wakil Malaysia, Lee Shun Yang, harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan setelah tertinggal satu gim dari pemain Taiwan, Chiang Tzu Chieh. Pertandingan berlangsung menegangkan dan berakhir dengan skor 18-21, 21-16, dan 22-20 untuk kemenangan Lee. Pertarungan ini bukan hanya menunjukkan kualitas teknis, tapi juga kekuatan mental seorang juara.
Ganda Putra Spanyol Beri Kejutan
Masih di lapangan satu, partai ganda putra mempertemukan pasangan Spanyol Jacobo Fernandez/Alberto Perals dengan unggulan ketiga dari Estonia, Kristjan Kaljurand/Raul Kasner. Tanpa diduga, Fernandez/Perals tampil dominan dan menutup laga dengan skor telak 21-10, 21-12. Kemenangan ini menjadi salah satu kejutan besar di turnamen dan menandai perkembangan signifikan bulutangkis Spanyol.
Taiwan Bersinar di Tunggal Putri
Sementara itu di lapangan kedua, sektor tunggal putri mempertemukan unggulan ketiga asal Taiwan, Wang Yu Si, dengan pemain muda Finlandia, Nella Nyqvist. Wang bermain stabil dan tenang dalam mengeksekusi strategi, membawanya meraih kemenangan 21-19, 21-17. Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Taiwan masih punya regenerasi yang menjanjikan di nomor tunggal putri.
Estonian Power di Ganda Putri
Final ditutup dengan laga seru ganda putri. Ramona Üprus kembali tampil, kali ini berpasangan dengan Catlyn Kruus. Mereka menghadapi pasangan lintas negara, Yiyi Tao (Inggris)/Wong Kha Yan (Malaysia). Meski sempat mendapat perlawanan ketat di gim kedua, Kruus/Üprus tetap unggul 21-14, 26-24. Bagi Üprus, ini adalah gelar kedua dalam satu hari – pencapaian luar biasa yang menunjukkan konsistensi dan stamina luar biasa dari atlet muda Estonia tersebut.
Kejuaraan VICTOR Latvia International 2025 menampilkan perpaduan antara kejutan, dominasi unggulan, hingga lahirnya calon bintang masa depan bulutangkis dunia. Dari panggung kecil Eropa Timur, para atlet muda ini melangkah menuju pentas yang lebih besar. Riga telah menjadi saksi bahwa di balik level Future Series, tersimpan semangat juang dan kualitas permainan kelas dunia.


Komentar
Posting Komentar