Carlos Alcaraz Juara Lagi di Prancis Terbuka 2025! Comeback Epik & Rekor Terpecahkan

      credit: Carlos Alcaraz Instagram Account

Carlos Alcaraz kembali menegaskan statusnya sebagai raja baru tenis dunia! Di final Prancis Terbuka 2025, juara bertahan asal Spanyol ini menorehkan comeback luar biasa melawan rival mudanya, Jannik Sinner, dengan skor epik: 4–6, 6–7(4–7), 6–4, 7–6(7–3), 7–6(10–2).

Laga ini bukan hanya dramatis—ini adalah final Prancis Terbuka terlama dalam sejarah, berlangsung 5 jam 29 menit, dan juga final Grand Slam terlama kedua sepanjang masa, hanya kalah dari final Australia Terbuka 2012 antara Nadal dan Djokovic. Gila!

Comeback dari Neraka
Sinner sempat unggul dua set dan bahkan memegang tiga match point berturut-turut, tapi Alcaraz, dengan semangat pantang menyerahnya, menyelamatkan semuanya. Tidak hanya itu, keduanya sempat servis untuk gelar—Sinner di set keempat (5–4), Alcaraz di set kelima (5–4)—namun keduanya dipatahkan. Drama terus berlanjut sampai akhirnya tie-break set kelima jadi penentu.

Alcaraz tampil brilian di momen penentuan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 10–2 di tie-break super. Ini juga menjadi final Prancis Terbuka pertama yang ditentukan lewat tiebreak set kelima, setelah aturan itu mulai berlaku pada 2022.

Rekor demi Rekor
1. Ini adalah gelar Prancis Terbuka kedua untuk Alcaraz, dan gelar mayor kelima dalam kariernya.
2. Ia menjadi orang ketiga di Era Terbuka yang memenangi Grand Slam setelah menyelamatkan match point di final, menyusul Gastón Gaudio (2004) dan Novak Djokovic (2019).
3. Alcaraz juga jadi pemain kedua setelah Federer yang berhasil menang di lima final Grand Slam pertamanya—tanpa kalah satu pun!
4. Ia kini mencatatkan diri sebagai pemain termuda kedua yang meraih gelar mayor kelima, hanya kalah dari Björn Borg dan setara dengan Rafael Nadal pada usia 22 tahun, 1 bulan, 3 hari.

Dan mungkin yang paling menarik: ini adalah final tunggal putra Grand Slam pertama yang mempertemukan dua pemain kelahiran tahun 2000-an. Era baru benar-benar sudah dimulai!

Duel Masa Depan yang Sudah Jadi Kenyataan
Pertandingan ini bukan cuma tentang Alcaraz dan gelarnya. Ini adalah gambaran masa depan tenis, dan mungkin juga rivalitas jangka panjang yang akan terus memanas. Sinner, meskipun kalah, tampil luar biasa dan membuat Alcaraz bekerja keras sampai titik terakhir.

Carlos Alcaraz membuktikan satu hal penting: ketika semua terasa sudah hilang, dia baru mulai menyala. Dengan mental baja dan fisik yang luar biasa, ia telah menulis babak baru dalam sejarah tenis dunia—dan rasanya, masih banyak cerita besar yang akan ia tulis di masa depan.

Komentar

POPULER