Lorong Gelap Tak Berujung
Kutapaki lorong gelap nan sunyi,
Tanpa cahaya, tanpa arah pasti,
Hanya gema langkah yang menghantui,
Seakan waktu pun enggan menemani.
Dinding-dinding bisu berbisik lirih,
Menyimpan rahasia dalam bayang letih,
Langit-langit rendah membentang,
Menutup angan yang ingin terbang.
Di ujung sana, entah ada apa,
Cahaya kecil, atau hanya fatamorgana,
Namun kakiku tak mau berhenti,
Meski ragu menyelimuti hati.
Lorong ini mungkin tak berujung,
Namun aku terus berjalan, terhuyung,
Sebab dalam kegelapan yang paling pekat,
Ada kekuatan yang diam-diam bangkit kuat.


Komentar
Posting Komentar