Guarani Open 2025: Kanada Sapu Bersih Ganda, India Curi Satu Gelar
Kejuaraan Guarani Open 2025 sukses digelar pada 4–8 Juni di Asuncion, Paraguay. Turnamen berlevel BWF Future Series ini menjadi ajang penting bagi para pemain muda dan pendatang baru untuk mengasah jam terbang dan mengumpulkan poin peringkat dunia. Meski berada di level dasar struktur kompetisi BWF, turnamen ini tetap menghadirkan pertandingan menarik dan kejutan tak terduga.
Final Day: Dominasi Kanada dan Aksi Ganda Berprestasi
🏸 Tunggal Putri: All Peruvian Final
Partai pembuka menghadirkan laga sesama wakil Peru di sektor tunggal putri. Unggulan kedua Namie Miyahira tampil dominan saat menghadapi rekan senegaranya Rafaela Munar. Lewat permainan cepat dan agresif, Miyahira menang dua gim langsung dengan skor 21-7, 21-12, sekaligus membawa pulang gelar juara tunggal putri.
🇨🇦 Ganda Campuran: Kanada Tak Terbendung
Pertarungan antar pasangan Kanada tersaji di sektor ganda campuran. Duet Clarence Chau / Eyota Kwan tampil solid menghadapi kompatriot mereka, Wong Yan Kit / Johnna Rymes, dengan skor meyakinkan 21-6, 26-24. Eyota dan Clarence sukses mengamankan gelar pertama mereka di turnamen ini.
🇮🇳 Tunggal Putra: India Curi Gelar
Wakil tunggal putra India, Dhruv Negi, meraih gelar juara setelah pertandingan berakhir secara tidak biasa. Lawannya, unggulan kedua asal Kanada Timothy Lock, harus mundur di tengah laga saat skor menunjukkan keunggulan 21-19, 11-3 untuk Negi. Meski demikian, kemenangan ini menjadi pencapaian membanggakan bagi India yang hanya memiliki satu wakil di final.
🏅 Ganda Putri: Gelar Kedua untuk Eyota Kwan
Eyota Kwan mencatatkan namanya sebagai juara dua sektor, setelah kembali naik podium di nomor ganda putri. Berpasangan dengan lawannya di final ganda campuran, Johnna Rymes, mereka sukses menundukkan pasangan kembar (?) asal Peru, Fernanda Munar / Rafaela Munar, dalam dua gim langsung 21-15, 21-19. Eyota pun tampil sebagai salah satu bintang utama Guarani Open 2025.
🏆 Ganda Putra: Clarence Chau Lengkapi Koleksi Gelar
Tak mau kalah dari pasangannya di ganda campuran, Clarence Chau juga meraih gelar kedua lewat sektor ganda putra. Bersama Wong Yan Kit, mereka tampil solid menghadapi pasangan Brazil, Joaquim Mendonca / Pedro Mendonca, dan mengunci kemenangan dengan skor 21-11, 22-20.
Kanada Mendominasi, India dan Peru Ikut Bersinar
Guarani Open 2025 menjadi panggung dominasi Kanada, yang menyapu bersih semua sektor ganda dan mengamankan empat gelar. India mencuri satu gelar lewat wakil tunggal putranya, sementara Peru berhasil menempatkan beberapa pemain di final, meski harus puas dengan posisi runner-up.
Turnamen ini membuktikan bahwa even-even level Future Series tetap menjadi arena penting dalam pembinaan atlet muda serta panggung untuk mengenalkan wajah-wajah baru di dunia bulu tangkis internasional.
🔍 Terus ikuti kabar bulutangkis dunia hanya di blog ini! Siapa menurutmu calon bintang masa depan dari Guarani Open 2025? Komentar di bawah ya!


Komentar
Posting Komentar