🏸 Austrian Open 2025: Denmark Borong Gelar, Indonesia Gagal di Final
Austrian Open 2025 resmi berakhir pada 25 Mei lalu dengan sederet pertandingan menarik yang digelar di Wina, Austria. Turnamen bulutangkis berlevel International Series ini memang tak sebesar level Super Series, tapi tetap menyuguhkan aksi-aksi seru dari pemain muda berbakat dunia.
Menariknya, babak final digelar di dua lapangan berbeda secara bersamaan usai babak semifinal. Ini membuat penonton bisa menikmati lebih banyak aksi sekaligus.
🔥 Lapangan 1: Denmark Ganas, Singapura Curi Panggung
Final pertama di Lapangan 1 dibuka oleh laga tunggal putri. Wakil Denmark, Amalie Schulz, bertemu pemain muda India, Aalisha Naik. Meski kehilangan gim pertama, Schulz berhasil bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 11-21, 21-15, 21-14. Pertandingan ini berlangsung ketat dan cukup menyedot perhatian penonton.
Berikutnya, giliran tunggal putra. Magnus Johannesen, unggulan pertama asal Denmark, tampil mantap menghadapi Harry Huang dari Inggris. Magnus menang straight game, 21-17, 21-14, dan menambah koleksi gelar untuk Denmark.
Lapangan 1 ditutup oleh laga ganda putra. Pasangan Singapura, Donovan Willard Wee / Howin Wong, tampil impresif melawan ganda Taiwan unggulan ke-7, Huang Tsung-i / Lin Ting-yu. Hasil akhirnya, kemenangan dua gim langsung: 21-14, 21-16.
😞 Lapangan 2: Langkah Indonesia Terhenti
Satu-satunya wakil Indonesia yang tampil di final adalah pasangan ganda campuran Bimo Prasetyo / Arlya Nabila Thesa Munggaran. Sayangnya, mereka harus mengakui keunggulan pasangan Spanyol, Ruben Garcia / Lucia Rodriguez, dengan skor 17-21, 18-21. Walau belum berhasil membawa pulang gelar, kehadiran mereka tetap menjadi penyegar di antara dominasi pemain Eropa.
Final terakhir di lapangan 2 adalah ganda putri. Pasangan Prancis, Elsa Jacob / Anne Tran, sukses menundukkan ganda Taiwan, Lin Chih-chun / Lin Wan-ching, dengan kemenangan meyakinkan 21-16, 21-14.
✍️ Catatan Akhir
Austrian Open 2025 menunjukkan dominasi Eropa, terutama Denmark dan Prancis, di level International Series. Di sisi lain, hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi para pemain Asia termasuk Indonesia untuk menghadapi turnamen mendatang.
Semoga ke depannya, semakin banyak pemain muda Indonesia yang bisa bersinar di kancah internasional 💪🇮🇩


Komentar
Posting Komentar