Sudirman Cup 2025: China Kembali Tak Terbendung, Raih Gelar Ke-14 di Xiamen

Turnamen beregu campuran paling bergengsi di dunia, TotalEnergies BWF Sudirman Cup Finals 2025, resmi berakhir dengan kemenangan tuan rumah China sebagai juara dunia beregu campuran. Diselenggarakan di kota pelabuhan modern Xiamen, China berhasil menegaskan dominasi mereka di ajang dua tahunan ini dengan meraih gelar ke-14 sepanjang sejarah penyelenggaraan Sudirman Cup.

Sebagai unggulan pertama, tim Negeri Tirai Bambu tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final, dan pada laga pamungkas mereka sukses mengalahkan Korea Selatan, unggulan ketiga, dengan skor akhir 3-1.

Laga Final Sudirman Cup 2025: China vs Korea Selatan
Pertandingan final dibuka dengan nomor ganda campuran, menampilkan pasangan tangguh Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping melawan ganda Korea Selatan Seo Seung Jae/Chae Yu Jung. Meski harus melalui pertandingan ketat selama tiga gim, pasangan China berhasil meraih poin pertama dengan skor 21-16, 17-21, 21-15.

Korea Selatan membalas di nomor tunggal putri, lewat performa solid dari pemain nomor 1 dunia, An Se Young. Ia sukses menundukkan Wang Zhi Yi, yang kini berada di peringkat 2 dunia, dengan dua gim langsung 21-17, 21-16, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun, momentum Korea tak bertahan lama. Di partai tunggal putra, pemain andalan tuan rumah sekaligus peringkat 1 dunia, Shi Yu Qi, tampil begitu dominan. Ia hanya butuh 33 menit untuk menang telak atas Jeon Hyeok Jin dengan skor mencolok 21-5, 21-5. Ini menjadi pertandingan tercepat di babak final Sudirman Cup 2025.

Kemenangan telak ini membuka jalan bagi China untuk menutup pertandingan lebih awal. Di partai keempat, pasangan Liu Sheng Su/Tan Ning, yang juga menduduki peringkat 1 dunia di ganda putri, sukses mengamankan kemenangan atas Baek Ha Na/Lee So Hee dengan skor 21-14, 21-17. Dengan skor agregat 3-1, partai kelima yang rencananya mempertemukan Liang Wei Keng/Wang Chan melawan Kim Won Ho/Seo Seung Jae tidak perlu dimainkan.

Dominasi China di Sudirman Cup Tak Terbantahkan
Kemenangan di Xiamen ini mengukuhkan dominasi China sebagai tim tersukses dalam sejarah Sudirman Cup. Dari total 19 edisi sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 1989, China telah meraih 14 gelar, membuktikan kekuatan luar biasa mereka di semua sektor.

Kesuksesan tahun ini juga menjadi bentuk pembuktian generasi baru bulu tangkis China yang terus konsisten melahirkan pemain-pemain kelas dunia di sektor tunggal maupun ganda.

Dengan performa solid di setiap nomor, tim China layak disebut sebagai raksasa bulu tangkis dunia. Sementara itu, Korea Selatan juga menunjukkan kualitas mereka sebagai pesaing kuat, terutama di sektor tunggal putri dan ganda campuran.

Dengan semakin meratanya persaingan global, edisi Sudirman Cup berikutnya dipastikan akan semakin menarik. Namun untuk saat ini, Xiamen 2025 menjadi milik tuan rumah, dan sejarah mencatat China kembali naik podium tertinggi bulu tangkis dunia beregu campuran.

Komentar

POPULER