Paolini Ukir Sejarah di Roma: Juara Ganda dan Tunggal di Italia Terbuka 2025!
Siapa bilang keajaiban hanya milik dongeng? Di lapangan tanah liat Foro Italico, Roma, Jasmine Paolini membuktikan bahwa mimpi besar bisa menjadi kenyataan di hadapan publik sendiri. Di final Internazionali BNL d’Italia 2025, Paolini—unggulan keenam sekaligus harapan tuan rumah—berhasil menumbangkan Coco Gauff, unggulan keempat asal Amerika Serikat, dengan skor meyakinkan 6–4, 6–2.
Paolini bermain penuh percaya diri sejak awal, menekan Gauff dengan variasi pukulan dan rally yang intens. Permainannya begitu luwes, seolah sedang menari di atas lapangan yang begitu dikenalnya. Meski Gauff dikenal sebagai salah satu petenis muda paling berbakat dengan prestasi segudang, kali ini Paolini tampil lebih solid, lebih fokus, dan penuh inspirasi.
Kemenangan ini menjadi gelar WTA 1000 kedua dalam kariernya, serta gelar ketiga secara keseluruhan. Namun, yang membuat pencapaian ini begitu istimewa bukan hanya angka di statistik. Paolini menjadi wanita Italia kedua di Era Terbuka yang mampu menjuarai Italia Terbuka sektor tunggal, menyusul jejak Raffaella Reggi yang melakukannya pada tahun 1985—empat dekade lalu.
Lebih dari itu, gelar ini disempurnakan dengan keberhasilannya menjuarai nomor ganda. Paolini pun menjadi wanita Italia pertama yang menyapu bersih gelar tunggal dan ganda dalam satu edisi turnamen ini sejak Reggi. Tak hanya itu, ia juga menjadi wanita pertama secara keseluruhan yang melakukan hal tersebut sejak Monica Seles pada 1990. Sebuah pencapaian yang pantas dikenang dalam sejarah tenis dunia.
Coco Gauff tetap tampil luar biasa meski harus mengakui keunggulan lawan. Ia tercatat sebagai wanita ketujuh dan termuda yang berhasil mencapai final Madrid dan Roma dalam tahun yang sama. Sebuah pertanda bahwa kariernya masih terus menanjak dan akan menjadi ancaman serius di turnamen-turnamen besar selanjutnya.
Namun, pada hari itu, sorotan sepenuhnya tertuju pada Paolini. Riuh rendah dukungan publik tuan rumah, semangat nasionalisme, dan emosi kemenangan menjadikan momen ini layak dikenang sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah tenis Italia. Paolini tidak hanya meraih gelar, tetapi juga mengukir sejarah dan mempersembahkan kisah yang menginspirasi banyak orang.
credit: Jasmine Paolini Instagram Account


Komentar
Posting Komentar