Aryna Sabalenka Juara Madrid Open 2025: Catat Sejarah dengan Gelar Ketiga
Unggulan pertama dari Belarus, Aryna Sabalenka, kembali menunjukkan dominasinya di lapangan tanah liat dengan meraih gelar juara tunggal putri Mutua Madrid Open 2025. Dalam laga final yang sengit, Sabalenka berhasil mengalahkan unggulan keempat asal Amerika Serikat, Coco Gauff, dengan skor 6–3, 7–6(7–3).
Kemenangan ini bukan hanya menambah satu lagi trofi dalam lemari prestasinya, tetapi juga mencatatkan sejumlah pencapaian penting. Ini adalah gelar ketiga Sabalenka di Madrid Open, setelah sebelumnya ia menjuarai turnamen ini pada tahun 2021 dan 2023. Dengan demikian, ia menjadi wanita kedua dalam sejarah turnamen yang berhasil meraih tiga gelar tunggal, menyamai rekor milik petenis asal Ceko, Petra Kvitová.
Tak hanya itu, gelar ini juga menandai gelar WTA 1000 kesembilan dalam karier Sabalenka, serta gelar WTA Tour ke-20 secara keseluruhan—pencapaian yang menegaskan posisinya sebagai salah satu petenis paling konsisten dan berbahaya di dunia saat ini.
Di partai final, Sabalenka tampil agresif sejak awal, memanfaatkan servis keras dan pukulan groundstroke-nya yang tajam untuk mendominasi Gauff. Meskipun Gauff sempat memberikan perlawanan sengit di set kedua dan memaksa tiebreak, Sabalenka tetap tenang dan menuntaskan pertandingan dengan meyakinkan.
Dengan kemenangan ini, Sabalenka semakin memperkuat reputasinya sebagai ratu tanah liat Madrid dan mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat kuat untuk turnamen Grand Slam selanjutnya. Konsistensi, kekuatan mental, dan performa impresifnya membuat banyak pihak percaya bahwa era keemasan Aryna Sabalenka baru saja dimulai.


Komentar
Posting Komentar