Indonesia Sabet Satu Gelar di YONEX Taipei Open 2025, Tuan Rumah Koleksi Dua Gelar

Turnamen bulu tangkis berlevel Super 300, YONEX Taipei Open 2025, resmi berakhir pada 11 Mei lalu. Digelar selama enam hari mulai 6 Mei, ajang ini mempertemukan para pebulutangkis dari berbagai negara yang bersaing memperebutkan total hadiah sebesar USD 240.000. Indonesia berhasil membawa pulang satu gelar juara, sementara tuan rumah Taiwan tampil gemilang dengan dua gelar juara di kandang sendiri.

Gelar untuk Indonesia dari Ganda Campuran
Satu-satunya gelar untuk Indonesia datang dari sektor ganda campuran melalui pasangan unggulan keempat, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Di partai final, mereka menghadapi sesama wakil Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dalam laga yang berlangsung sengit.

Meski sempat tertinggal setelah kalah di gim pertama 18-21, Jafar/Felisha menunjukkan ketangguhan mental dengan bangkit di dua gim berikutnya dan menutup pertandingan dengan skor 21-13, 21-17. Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi pasangan muda tersebut dalam upaya mereka menembus level atas dunia ganda campuran.

Tuan Rumah Buka Kemenangan Lewat Ganda Putri
Taiwan membuka raihan gelar di sektor ganda putri lewat pasangan unggulan pertama, Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu. Mereka tampil dominan di final menghadapi wakil Jepang, Mizuki Otake/Miyu Takahashi, dan menang meyakinkan dua gim langsung 21-14, 21-15. Kemenangan ini semakin mempertegas posisi mereka sebagai pasangan andalan Taiwan di level internasional.

Miyazaki Bersinar di Tunggal Putri
Dari sektor tunggal putri, pemain muda Jepang berusia 18 tahun, Tomoka Miyazaki, menunjukkan performa luar biasa. Datang sebagai unggulan teratas, ia harus bekerja keras di final menghadapi pemain muda Thailand, Pitchamon Opatniputh. Pertandingan berlangsung tiga gim dengan skor 21-12, 20-22, dan 21-14 untuk keunggulan Miyazaki. Kemenangan ini memperkuat posisinya sebagai rising star di sektor tunggal putri dunia.

Taiwan Tambah Gelar Lewat Ganda Putra
Gelar kedua bagi Taiwan datang dari sektor ganda putra. Pasangan unggulan kedua, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin, tampil solid dan menumbangkan wakil Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, dengan skor 21-18, 21-15. Dengan kemenangan ini, Taiwan menegaskan kekuatan mereka di nomor ganda.

Duka di Partai Penutup: Chou Tien Chen Gagal Persembahkan Gelar
Sayangnya, Taiwan gagal menyempurnakan turnamen dengan gelar di sektor tunggal putra. Harapan terakhir berada di pundak unggulan pertama sekaligus pemain andalan tuan rumah, Chou Tien Chen, yang harus mengakui keunggulan pemain Singapura, Loh Kean Yew, unggulan kedua. Pertandingan berlangsung dramatis dan sengit selama tiga gim: 14-21, 21-15, dan 20-22.

Dengan hasil ini, YONEX Taipei Open 2025 menjadi panggung bagi para pemain muda untuk bersinar, sekaligus membuktikan bahwa persaingan di level Super 300 tetap sengit dan menarik untuk diikuti.

Komentar

POPULER