STATE Denmark Challenge 2025: Indonesia Bawa Pulang Dua Gelar, Partai Penutup Suguhkan Drama Tiga Gim

Turnamen STATE Denmark Challenge 2025 presented by RSL resmi berakhir pada 11 Mei 2025. Turnamen bulu tangkis berlevel International Challenge ini memperebutkan total hadiah sebesar $17.500, dan mempertemukan pemain-pemain dari berbagai negara yang berlaga di lima sektor utama.

Final kali ini unik karena diselenggarakan di dua lapangan secara bersamaan, menciptakan atmosfer kompetisi yang intens dan seru. Indonesia mengirimkan sejumlah wakil ke babak puncak, dan berhasil membawa pulang dua gelar juara dari sektor ganda campuran dan ganda putra.

Pembuka Final: Ganda Campuran untuk Indonesia
Laga pertama yang digelar di salah satu lapangan utama menghadirkan sektor ganda campuran. Pasangan Indonesia, Zaidan Arrafi Awal Nabawi/Jessica Maya Rismawardanini, tampil solid dan penuh percaya diri. Mereka sukses menundukkan pasangan tuan rumah, Rasmus Espersen/Amalie Cecilie Kudsk, dalam dua gim langsung, 21-14, 21-13. Kemenangan ini menjadi awal manis bagi tim Merah Putih di hari final.

Hasil Berbeda di Dua Lapangan
Dua pertandingan berikutnya berlangsung bersamaan di lapangan satu dan dua. Hasilnya, dua wakil Indonesia mengalami nasib berbeda.

Di lapangan pertama, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus mengakui keunggulan pemain India, Tanvi Sharma, dalam partai final tunggal putri. Sharma tampil konsisten dan mendominasi sejak awal laga, menang 21-13, 21-10.

Namun di lapangan kedua, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin justru berhasil mengangkat trofi di sektor ganda putra. Mereka tampil luar biasa dalam menaklukkan pasangan Jepang, Yuto Noda/Shunya Ota, lewat kemenangan telak 21-16, 21-8.

Penutup yang Penuh Ketegangan
Partai puncak ditutup secara serempak oleh dua pertandingan yang sama-sama dramatis. Di lapangan pertama, laga ganda putri antara Indonesia dan Jepang menyajikan duel ketat selama 1 jam 32 menit. Pasangan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine tampil gigih namun harus mengakui keunggulan Mikoto Aiso/Momoha Niimi. Laga berlangsung sengit dan berakhir tipis 15-21, 21-17, 26-28.

Sementara itu, di lapangan kedua, sektor tunggal putra juga menyuguhkan pertarungan ketat selama lebih dari satu jam. Arnaud Merkle dari Prancis menampilkan permainan sabar dan cerdas saat menghadapi wakil Taiwan, Ting Yen-Chen. Setelah tiga gim yang menguras stamina, Merkle akhirnya keluar sebagai pemenang 21-15, 13-21, 22-20.

STATE Denmark Challenge 2025 menjadi ajang unjuk gigi pemain muda serta kesempatan bagi negara-negara seperti Indonesia, Prancis, dan India untuk memperkuat fondasi bulu tangkis mereka di level internasional. Selain membawa pulang dua gelar juara, Indonesia juga menunjukkan potensi besar di sektor ganda dan menjadi salah satu kontingen paling menonjol di turnamen ini.

Komentar

POPULER