China Borong Gelar di PERODUA Malaysia Masters 2025, Malaysia Amankan Satu Gelar di Ganda Putra
Turnamen PERODUA Malaysia Masters 2025 resmi berakhir pada 25 Mei setelah berlangsung dari tanggal 20. Kejuaraan berlevel BWF World Tour Super 500 ini memperebutkan total hadiah sebesar USD 475.000 dan kembali menjadi panggung bagi para bintang bulu tangkis dunia.
Sayangnya, Indonesia kembali belum mampu merebut gelar juara di level Super 500 ke atas. Pasangan Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum menjadi wakil dengan pencapaian terbaik setelah mencapai semifinal ganda putri, sebelum langkah mereka terhenti dari perebutan tiket final.
Dominasi China di Empat Sektor
Empat dari lima nomor di partai final mempertemukan sesama wakil Tiongkok, menandai dominasi kuat negara tersebut di edisi tahun ini.
Di nomor ganda campuran, unggulan kedua Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping menang atas unggulan pertama sekaligus rekan senegara Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin dalam pertarungan tiga gim: 21-17, 14-21, 21-16.
Final tunggal putri juga mempertemukan dua unggulan teratas dari China. Wang Zhi Yi, sang unggulan pertama, bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Han Yue 13-21, 21-13, 21-18 dan mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik musim ini.
Di tunggal putra, Li Shi Feng tampil superior saat menghadapi wakil India, Kidambi Srikanth. Li yang menempati unggulan kedua hanya butuh dua gim untuk menang meyakinkan 21-11, 21-9.
Sektor ganda putri juga menghadirkan All Chinese Final, kali ini dimenangkan pasangan unggulan pertama Liu Sheng Shu/Tan Ning atas unggulan ketujuh Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian dengan skor 21-17, 21-18.
Malaysia Rayakan Kemenangan di Rumah Sendiri
Tuan rumah Malaysia memastikan satu gelar juara lewat sektor ganda putra, di mana pasangan unggulan kelima Man Wei Chong/Tee Kai Wun menaklukkan unggulan keempat Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 21-12, 15-21, 21-16. Kemenangan ini disambut meriah oleh publik lokal yang memenuhi stadion dan menjadi penutup manis bagi Malaysia di turnamen ini.
Catatan Akhir
PERODUA Malaysia Masters 2025 menjadi panggung dominasi Tiongkok di hampir seluruh sektor, sementara tuan rumah mencatat prestasi membanggakan melalui kemenangan di ganda putra. Absennya wakil Indonesia di partai puncak kembali menjadi catatan penting menjelang rangkaian turnamen besar lainnya di musim 2025, termasuk Singapore Open dan Indonesia Open yang sudah menanti dalam kalender BWF.


Komentar
Posting Komentar