New Zealand dan Australia Berbagi Gelar di Oceania Badminton Championships 2025
Setelah menyelesaikan mixed team event, kejuaraan Oceania Badminton Championships 2025 berlanjut ke nomor individual. Meski gagal meraih gelar di kejuaraan beregu, New Zealand mampu mengimbangi dominasi Australia dalam perburuan gelar di kategori perorangan.
Hasil Pertandingan Final
Turnamen dibuka dengan partai ganda campuran, yang mempertemukan pasangan gado-gado unggulan kelima, Vincent Tao (New Zealand)/Gronya Somerville (Australia), melawan unggulan pertama asal New Zealand, Edward Lau/Shaunna Li. Pertandingan berlangsung ketat, namun Vincent/Gronya berhasil menundukkan unggulan teratas dalam tiga set, 21-19, 14-21, 21-18, merebut gelar juara pertama.
Gelar ganda putra menjadi milik tuan rumah, New Zealand, setelah pasangan unggulan kedua Adam Jeffrey/Dylan Soedjasa tampil dominan melawan unggulan kedelapan asal Australia, Huaidong Tang/Frederick Zhao. Jeffrey/Soedjasa menang dua set langsung, 21-13, 21-10, memastikan gelar kedua bagi New Zealand.
Di sektor ganda putri, Australia mengamankan gelar setelah terjadi All Australian Final. Unggulan kedua, Gronya Somerville/Angela Yu, tampil tanpa hambatan saat menghadapi Mimi Ngo/Maureen Clarissa Wijaya, menang telak 21-10, 21-12.
Laga tunggal putri menghadirkan duel sengit antara unggulan pertama dari Australia, Tiffany Ho, melawan unggulan ketiga asal New Zealand, Shaunna Li. Shaunna yang sebelumnya kalah di mixed team event, kali ini berhasil membalas dengan kemenangan 25-23, 10-21, 18-21, mempersembahkan gelar ketiga bagi New Zealand.
Sementara itu, final ideal terjadi di sektor tunggal putra, mempertemukan unggulan pertama dari New Zealand, Edward Lau, dan unggulan kedua dari Australia, Jack Yu. Sayangnya, Edward Lau terpaksa mundur karena jatuh sakit, sehingga gelar juara diberikan secara cuma-cuma kepada Jack Yu.
Australia vs New Zealand, Rivalitas yang Semakin Ketat
Dengan hasil ini, New Zealand dan Australia berbagi gelar dalam Oceania Badminton Championships 2025. New Zealand meraih tiga gelar dari ganda putra, tunggal putri, sementara Australia membawa pulang dua gelar dari ganda putri dan tunggal putra. Keduanya berbagi gelar di ganda campuran.
Dominasi kedua negara ini di bulu tangkis Oseania semakin terlihat, dan persaingan mereka diprediksi akan semakin sengit di turnamen-turnamen mendatang.


Komentar
Posting Komentar