Indonesia Juara Badminton Asia Mixed Team Championships 2025, Kalahkan China di Final

Indonesia mencetak sejarah dengan meraih gelar Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025 untuk pertama kalinya sejak turnamen ini digelar pada 2017. Dalam final yang berlangsung sengit, Indonesia menggagalkan upaya China mempertahankan gelarnya. Meskipun China berstatus sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, Indonesia tampil dominan dan berhasil merebut kemenangan.

Pertandingan dibuka dengan partai ganda campuran, di mana Indonesia menurunkan Rinov Rivaldy/Siti Fadia Silva Ramadhanti, sementara China diwakili oleh Gao Jiaxuan/Wu Mengying. Rinov/Fadia tampil agresif dan menang dua set langsung dengan skor 21-11, 21-13, membawa Indonesia unggul 1-0.

Keunggulan Indonesia semakin bertambah lewat Alwi Farhan di sektor tunggal putra. Alwi menunjukkan permainan luar biasa dan berhasil mengalahkan Hu Zhe'an 21-15, 21-13, mengulang hasil final Kejuaraan Dunia Junior 2023 di mana ia juga keluar sebagai juara. Kekalahan ini sekaligus memutus rekor Hu Zhe'an, yang sebelumnya tak terkalahkan sepanjang kejuaraan beregu ini berlangsung. Indonesia pun unggul 2-0.

China tak menyerah begitu saja. Mereka memperkecil ketertinggalan melalui sektor tunggal putri, di mana Xu Wenjing berhasil mengalahkan Putri Kusuma Wardani dengan skor 21-12, 21-13. Dengan hasil ini, skor sementara menjadi 2-1.

Kemenangan Indonesia akhirnya dipastikan lewat sektor ganda putra, yang menampilkan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin. Pasangan ini tampil dominan dan mengalahkan Chen Xujun/Huang Di dengan skor 21-15, 21-9, membuat Indonesia unggul 3-1 dan memastikan gelar juara.

Dengan hasil ini, partai kelima ganda putri antara Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti melawan pasangan Chen Qingchen/Keng Shuliang tidak perlu dimainkan.

Sejarah Baru bagi Indonesia
Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Indonesia, yang akhirnya meraih gelar Badminton Asia Mixed Team Championships untuk pertama kalinya setelah delapan tahun penyelenggaraan. Gelar ini semakin mempertegas dominasi Indonesia di bulu tangkis Asia, sekaligus menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen besar berikutnya.

Komentar

POPULER