Dominasi Korea Selatan di Final YONEX-SUNRISE India Open 2025 Tak Berbuah Banyak Gelar
Final kejuaraan YONEX-SUNRISE India Open Super 750 yang digelar di Ibukota India berlangsung menarik dan penuh kejutan. Meskipun didominasi oleh wakil Korea Selatan di berbagai sektor, tak ada satu pun negara yang mampu merebut lebih dari satu gelar di ajang bergengsi ini.
Ganda Putri: Jepang Raih Gelar Perdana
Pertandingan final dibuka dengan sektor ganda putri yang mempertemukan Arisa Igarashi/Ayako Sakuramoto dari Jepang melawan unggulan kedelapan Korea Selatan, Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong. Pasangan Jepang tampil solid dan berhasil merebut gelar pertama mereka sejak dipasangkan, dengan skor meyakinkan 21-15, 21-13. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi duet Jepang tersebut.
Ganda Campuran: Gelar untuk China
Gelar kedua pada turnamen ini jatuh ke tangan pasangan ganda campuran China, Jiang Zhenbang/Wei Yaxin. Sebagai unggulan kedua, mereka bermain dominan dan menaklukkan lawan mereka dalam dua set langsung, 21-18, 21-17. Kemenangan ini menegaskan posisi China sebagai kekuatan besar di sektor ganda campuran.
Tunggal Putri: An Seyoung Kian Tangguh
Pemain tunggal putri nomor satu dunia, An Seyoung, membuktikan kualitasnya dengan kemenangan impresif di final. Menghadapi unggulan kedelapan asal Thailand, Chochuwong Pornpawee, An Seyoung menang tanpa perlawanan berarti, 21-12, 21-9. Gelar ini semakin mengukuhkan dominasinya di sektor tunggal putri dunia.
Ganda Putra: Malaysia Amankan Satu Gelar
Pasangan ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, sukses membawa pulang gelar setelah melewati laga sengit melawan pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Dalam pertandingan rubber game yang penuh drama, Goh/Izzuddin menang dengan skor 21-15, 13-21, 21-16. Meskipun gagal meraih juara, hasil ini tetap menjadi pencapaian istimewa bagi Kim/Seo, yang baru dipasangkan tahun ini dan telah berhasil mencapai dua final berturut-turut.
Tunggal Putra: Viktor Axelsen Raih Gelar Perdana 2025
Final ditutup dengan pertandingan tunggal putra yang mempertemukan Viktor Axelsen, unggulan ketiga asal Denmark, melawan Lee Cheuk Yiu dari Hong Kong. Axelsen, yang merupakan peraih dua medali emas Olimpiade, tampil dominan dan mengalahkan Lee dalam dua set langsung, 21-16, 21-8. Gelar ini menjadi trofi pertama Axelsen di tahun 2025 sekaligus memastikan satu gelar bagi Denmark di turnamen dengan total hadiah $950,000 tersebut.
Dengan hasil ini, YONEX-SUNRISE India Open Super 750 2025 mencatatkan distribusi gelar yang merata, membuktikan bahwa persaingan di level atas bulu tangkis dunia semakin ketat.


Komentar
Posting Komentar