Resensi Jurnal Astronomi


Judul                          : Astronomi Islam & Teori Heliocentris Nicholaus Copernicus

Jurnal                        : Pemikiran Hukum Islam

Volume & Halaman : Volume 23, Nomor 2

Penulis                      : Slamet Hambali

Reviewer                   : Fikri Ghozali

Tanggal                      : Agustus 2021

Tujuan Penelitian    :

Untuk mengkaji bagaimana pandangan astronomi islam terhadap teori heliocentris Nicolaus Copernicus

Subjek Penelitian    :

Teor heliocentris Nicolaus Copernicus

Metode Penelitian   :

Al-Qur'an sebagai wahyu Allah yang bersumber langsung dari Allah telah memberikan informasi-informasi tentang alam semesta, khususnya yang berhubungan dengan matahari, bulan dan bumi. Ada 20 ayat yang menyebut kata matahari, dan ada 463 ayat yang menyebut kata bumi serta ada 5 ayat yang menyebut kata bulan. Belum lagi ayat yang menjelaskan tentang langit, pergantian siang dan malam, serta ayat yang menyebut tentang bintang-bintang.

Hasil Penelitian       :

Terkait dengan teori Heliocentris, ada beberapa ayat yang menjelaskan tentang gerak matahari, bulan dan bumi, yaitu surat Yūnus: 5, surat Yāsīn: 38, dan surat al-Naml: 88. Dalam ayat ini Allah menyebut dua benda langit yaitu matahari dan bulan, kemudian Allah menjelaskan adanya ketetapan Allah tentang tempat-tempat perjalanan bulan (secara hakiki bulan beredar mengelilingi bumi dalam satu bulan sinodis rata-rata ditempuh selama 29 hari 12 jam 44 menit 2,8 detik) dan, tidak ada penjelasan tentang perjalanan matahari (apabila diambil mafhūm mukhālafahnya, berarti secara hakiki matahari tidak beredar mengelilingi bumi).

Kelebihan                  :

Jurnal tidak hanya menyajikan teori heliocentris dari satu sisi saja, namun juga dilengkapi dengan ayat-ayat Al-Qur’an serta pandangan dari ahli astronom islam.

Kekurangan              :

Kurangnya ayat-ayat Al-Qur’an yang disertakan dalam jurnal.

Komentar

POPULER