YONEX German Open 2025: Indonesia Pulang Tanpa Gelar, Denmark dan Singapura Bersinar
Pagelaran YONEX German Open 2025 resmi berakhir pada 2 Maret 2025. Turnamen berlevel BWF Super 300 ini menyajikan pertarungan-pertarungan seru, meskipun sayangnya, wakil Indonesia belum berhasil membawa pulang gelar juara. Prestasi terbaik diraih oleh pasangan ganda campuran non-pelatnas, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, yang tampil impresif hingga menembus partai final. Namun, mereka harus mengakui keunggulan pasangan gado-gado, Robin Tabeling (Belanda)/Alexandra Bøje (Denmark), setelah kalah dengan skor 17-21, 12-21.
Di sektor tunggal putri, terjadi duel sesama pemain Asia Tenggara. Unggulan pertama asal Singapura, Yeo Jia Min, menghadapi unggulan keenam dari Vietnam, Nguyễn Thùy Linh. Yeo tampil solid dan menang dalam dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-17. Kemenangan ini menjadi gelar BWF World Tour pertama bagi Yeo, setelah sebelumnya ia hanya mengoleksi gelar di level BWF Tour 100 yang diraih di Vietnam (2018) dan India (2019).
Pertarungan seru juga hadir di sektor tunggal putra, mempertemukan dua juara dunia: Viktor Axelsen (Denmark), juara dunia 2017 dan 2022, menghadapi Loh Kean Yew (Singapura), juara dunia 2021. Sesuai prediksi, duel antara unggulan pertama dan kedua ini berlangsung ketat. Axelsen membutuhkan waktu 54 menit untuk menaklukkan Loh dengan skor 21-19, 21-18. Kemenangan ini menambah koleksi gelar Axelsen di tahun 2025, setelah sebelumnya juga juara di India Open Super 750.
Sementara itu, di nomor ganda putri, pasangan unggulan pertama asal Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari pasangan Jepang, Mizuki Otake/Miyu Takahashi. Pertandingan berjalan dramatis selama 1 jam 15 menit, dengan skor akhir 17-21, 22-20, 12-21. Meski gagal meraih gelar, hasil ini tetap menjadi penampilan positif bagi Stoeva sisters, yang terakhir kali naik podium BWF World Tour setahun lalu, juga di turnamen ini.
Di sektor ganda putra, racikan baru Korea Selatan kembali mencuri perhatian. Unggulan ketujuh, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, tampil perkasa dengan menundukkan pasangan unggulan kelima asal Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov, lewat kemenangan 21-19, 21-17. Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti konsistensi Korea Selatan dalam meracik kombinasi ganda putra yang kuat di turnamen-turnamen internasional.
YONEX German Open 2025 menutup rangkaian dengan beragam cerita dari para juara baru, kejutan dari pasangan non-pelatnas, hingga duel kelas dunia yang memanjakan pecinta bulutangkis. Kini, para pemain bersiap menghadapi turnamen berikutnya yang tak kalah bergengsi.


Komentar
Posting Komentar