Trofi ke-14 Bagi Indonesia
Di
awal turnamen, tim Thomas Indonesia sedikit meragukan. Pasalnya, di Sudirman
Cup beberapa anggota tim Thomas kurang tampil maksimal. Apalagi pada edisi kali
ini Indonesia berada di grup neraka bersama Thailand dan China Taipei. Namun,
siapa sangka tim Indonesia dapat melibas Thailand dan China Taipei dengan skor
3-2 dan menjadikan tim Indonesia juara grup A. Pasca lolos dari fase grup
penampilan setiap anggota tim justru semakin meningkat.
Kini
penantian 19 tahun Indonesia berbuah manis, piala beregu putra tertinggi di
bulutangkis kembali ke genggaman. Diisi oleh mayoritas atlet muda, tim
Indonesia mampu menaklukan lawan-lawannya hingga di partai final. Melenggang ke
partai final, Indonesia dihadapkan dengan juara bertahan, China. Kendati diisi
oleh atlet-atlet dengan peringkat yang cukup jauh dari 10 besar,
atlet-atlet China ini tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya tim Thomas China
dapat menghentikan perlawanan unggulan kedua, tim Thomas Jepang dengan skor 3-1
di babak semifinal.
Indonesia
menurunkan Anthony Sinisuka Ginting di partai pertama. Berhadapan dengan Lu
Guang Zu, Ginting sempat kehilangan set pertama. Keadaan berbalik setelah turun
minum, Ginting berhasil merebut dua set tersisa. Ginting menang atas Guang Zu
dengan skor 18-21, 21-14 & 21-16 dalam kurun waktu 77 menit.
Gap poin semakin melebar lewat sumbangan poin dari Fajar Alfian & Muhammad Rian Ardianto. Turun di partai kedua, ganda peringkat 7 dunia ini bertemu dengan pasangan dadakan yang sering dipasangkan sejak Sudirman Cup lalu, He Ji Ting & Zhou Hao Dong. Fajar/Rian hanya membutuhkan waktu 43 menit untuk menuntaskan perlawanan He/Zhou 21-12, 21-19.
Jonatan
Christie ditunjuk menjadi tunggal kedua Indonesia di partai final. Berhadapan
dengan Li Shi Feng, Jojo tidak menemukan kendala di set pertama. Namun, tunggal
putra China peringkat 65 dunia tersebut memberikan perlawanan di set kedua
sekaligus memaksakan rubber set. Li Shi Feng yang antiklimaks di set ketiga, tidak
mampu meladeni permainan Jojo lagi. Jojo menang dengan skor 21-14, 18-21 &
21-14. Ini merupakan kali keempat belas Indonesia mampu menjuarai piala Thomas.
Terakhir kali Indonesia meraih gelar juara beregu putra ini saat tahun 2002.
Dengan kemenangan ini, berakhir sudah penantian Indonesia selama 19 tahun
terakhir.
Berikut
road to final tim Thomas Indonesia:
Fase
Grup:
Indonesia
5-0 Algeria
Indonesia
3-2 Thailand
Indonesia
3-2 Chinese Taipei
QF:
Indonesia 3-0 Malaysia
Semifinal:
Indonesia 3-1 Denmark
Final:
Indonesia 3-0 China
Result
Final Thomas Cup 2020:
INDONESIA
– CHINA (3-0)
Anthony Sinisuka Ginting - Lu Guang Zu
18-21 21-14 21-16 1h
17m
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto – He Ji Ting/Zhou HaoDong
21-12 21-19 43m
Jonatan Christie – Li Shi Feng
21-14 18-21 21-14 1h
22m
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Daniel Marthin – Liu Cheng/Wang Yilyu
Shesar Hiren Rhustavito – Weng Hongyang













Komentar
Posting Komentar