Terhenti di Perempat Final
Perjuangan
tim Indonesia harus terhenti di perempat final usai mengakui keunggulan
Thailand 2-3. Partai pertama dibuka oleh Gregoria Mariska yang saat ini
menempati peringkat 21 dunia kontra Chochuwong Pornpawee yang menduduki posisi
10 dunia. Tunggal putri pertama kali ini dapat diamankan oleh Thailand,
Chochuwong Pornpawee unggul atas Gregoria Mariska dengan skor 14-21, 21-10
& 21-10.
Indonesia
memperpanjang nafas lewat Greysia Polii/Apriani Rahayu setelah melakoni laga
dramatis melawan ganda putri terbaik Thailand, Jongkolphan
Kittiharakul/Prajongjai Rawinda 21-17, 17-21, 21-19. Kemenangan ini memperlebar
keungulan head to head Greysia/Apriani atas Kittiharakul/Rawinda.
Pada
Uber Cup tahun ini, skuad Indonesia diisi mayoritas atlet-atlet muda Indonesia.
Salah satunya adalah Putri Kusuma Wardani yang turun di partai ketiga. Putri KW
menghadapi salah satu tunggal andalan Thailand, Busanan Ongbamrungphan. Keduanya
pernah bertemu di babak perempat final Orleans Masters 2021 dan berakhir dengan
kemenangan Busanan. Sayangnya, kali ini Busanan kembali menaklukan Putri dua
set langsung 21-9 & 23-21.
Partai keempat mempertemukan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto dengan Sapsiree Taerattanachai/Puttita Supajirakul. Melalui pertarungan tiga game, Siti Fadia/Ribka memastikan poin tambahan bagi Indonesia. Ganda putri kedua Indonesia ini melibas Sapsiree/Puttita dengan skor 21-19, 15-21 & 21-15.
Ester Nurumi Tri Wardoyo mewakili Indonesia turun di partai penentu, sedangkan Thailand memilih Phittayaporn Chaiwan. Chaiwan menang dengan skor 25-23 32-8 dalam kurun waktu 44 menit, sekaligus memastikan tempat bagi Thailand di babak semifinal. Hasil yang diperoleh tim Uber Indonesia memang tidak maksimal. Namun, melihat skuad Indonesia yang dominan diisi oleh atlet muda, hasil ini menjadi pembelajaran sekaligus menambah jam terbang mereka dengan harapan atlet-atlet muda ini dapat meneruskan kejayaan bulutangkis Indonesia.



Komentar
Posting Komentar